Favorit Saya

Get Connection

BUKAN CURHAT (Bagian 1)

Mengapa?

Terkadang aku berpikir, menyesali apa yang telah terjadi. Menyesal memang kemudian. Tapi terkadang hatiku tetap bertanya-tanya, kenapa? Banyak sekali pertanyaan yang muncul di benak ini dengan kalimat tanya: mengapa?

-mengapa semangat yang menggebu-gebu ini baru muncul sekarang? di semester akhir? mengapa tidak di awal semester? atau mengapa tidak sejak sma atau smp?

-hal tabu yang sering terjadi pada diri kita adalah sebuah kegagalan. Tapi, mengapa dahulu aku tidak mau mencoba, dan aku bisa berharap kegagalan itu akan semakin dekat dengan kesuksean?

-Semua orang memang punya cita-cita, tapi bagi ku, hanya pada saat kuliah, pada  awal semester 6 aku baru menemukan jati diri. Di semester tersebut pula aku baru merangkai mimpi-mimpi. Aku baru mulai menyadari betapa pentingnya untuk terus mencoba. Mulai dari yang kecil hingga yang luar biasa sulit untuk diaplikasikan. Laig-lagi mengapa? mengapa baru sekarang pemikiran itu muncul di benak ku? mengapa beru di tahun ke-3 aku memiliki mimpi-mimpi yang indah untuk dibuat menjadi nyata?

Dan yang juga baru aku sadari saat ini adalah, semua butuh proses. Bercermin pada diri ini 2 tahun pertama kuliah, sma dan smp, aku belum terlalu memahami konsep ini. Sehingga membuatku malas untuk bermimpi dan memiliki target. Dan pertanyaan itu pun muncul. Mengapa baru sekarang? Menagapa dan mengapa?

Tunggu Tulisan Selanjutnya
"Kesempatan Ke-tiga"

Dapatkan artikel terbaru via Facebook, Twitter dan Google+ :

Bagikan artikel ini ke:
Facebook Twitter Google+ Linkedin Digg

0 Response to "BUKAN CURHAT (Bagian 1)"

Posting Komentar

blogroll